
DEMAK, SMSI – Di sebuah ruang pertemuan Hotel Amantis, Kabupaten Demak, pada Senin, 3 Agustus 2026, semangat baru mulai tumbuh di tubuh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah.
Sekitar seratus peserta yang terdiri dari CEO perusahaan media siber, pimpinan redaksi, dan wartawan anggota SMSI memenuhi ruangan untuk mengikuti rapat koordinasi persiapan pelantikan Pengurus SMSI Jawa Tengah sekaligus membahas pembentukan kepengurusan di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Jawa Tengah, Drs. Jayanto Arus Adhi, M.M., didampingi Sekretaris Eko Sugiharto beserta jajaran pengurus. Suasana berlangsung penuh semangat, menandai tekad bersama untuk memperkuat organisasi perusahaan pers siber di Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Drs. Jayanto Arus Adhi, M.M. menegaskan bahwa SMSI Jawa Tengah harus mampu memasuki babak baru yang lebih maju dan profesional. Menurutnya, perkembangan media digital yang begitu cepat menuntut perusahaan pers untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai jurnalistik yang beretika.
“SMSI hadir sebagai rumah besar bagi perusahaan media siber. Organisasi ini harus mampu menyatukan para pemilik perusahaan pers beserta wartawannya agar terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas kerja jurnalistik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa SMSI merupakan organisasi perusahaan media siber yang telah terverifikasi oleh . Status tersebut menjadi bukti bahwa SMSI memiliki legitimasi sebagai organisasi pers yang berkomitmen mendorong lahirnya perusahaan media yang profesional, independen, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.
Menurut Jayanto, penguatan organisasi tidak hanya berhenti pada pelantikan pengurus tingkat provinsi. SMSI Jawa Tengah juga akan segera membentuk kepengurusan di seluruh 35 kabupaten/kota agar koordinasi, pembinaan, dan pengembangan perusahaan media anggota dapat berjalan lebih efektif serta mampu menjangkau seluruh wilayah Jawa Tengah.
Di sela-sela rapat, berbagai masukan dan gagasan juga mengemuka dari para peserta. Mereka berharap SMSI dapat menjadi organisasi yang mampu melindungi kepentingan perusahaan pers sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan di era digital yang penuh tantangan.
Salah satu peserta yang hadir, Warsito, Direktur Utama PT Berita Istana Negara yang mengelola media Berita Istana dan Mata Jateng, menyampaikan alasan dirinya bergabung dengan SMSI. Menurutnya, memilih organisasi pers yang memiliki legalitas dan pengakuan resmi merupakan langkah penting bagi perusahaan media.
“Saya bergabung di organisasi pers karena SMSI merupakan organisasi yang diakui dan terdaftar di Dewan Pers. Hal itu memberikan keyakinan bahwa organisasi ini memiliki arah yang jelas dalam membangun perusahaan pers yang profesional dan berintegritas,” ujar Warsito.
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting bagi SMSI Jawa Tengah dalam menyatukan visi seluruh anggota. Dengan terbentuknya kepengurusan di 35 kabupaten/kota, diharapkan SMSI semakin solid, mampu memperkuat ekosistem media siber yang sehat, serta menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui semangat kebersamaan dan komitmen seluruh pengurus serta anggota, SMSI Jawa Tengah optimistis mampu menjadi organisasi perusahaan media siber yang semakin kuat, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pers di Indonesia.(Tim:Red)





